Ini 5 Alasan Lebih Baik Tinggal Di Dekat Kantor

Sama juga dengan bekerja di kantor, meskipun Anda bekerja di rumah, Anda juga tetap membutuhkan waktu istirahat. Pastikan Anda mendapat waktu istirahat yang cukup dan tidak terlalu berlebihan, mengingat fleksibilitas yang Anda dapatkan dalam “work at home”. Mengonsumsi cemilan sehat dan berinteraksi dengan orang rumah atau sekitar rumah dapat mengembalikan temper kerja Anda sehingga dapat tetap produktif dalam bekerja di rumah.

Apalagi Bunda tidak memiliki waktu untuk melakukan olahraga maupun perawatan tubuh karena terlalu sibuk mengurus anak. Fakta yang satu ini harus bisa dimengerti oleh para suami, agar tidak mudah menghakimi istri, jika saat ia pulang rumah masih dalam keadaan berantakan. Jangan memperpanjang jam kerja dan membuat kita justru kelelahan. Atur waktu kerja dan waktu pribadi agar tidak merasa lelah saat WFH. Saat pandemi COVID-19 sebagian perusahaan masih memanfaatkan Work From Home untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.WFH tentunya berbeda dengan bekerja di kantor. Kerja di rumah membuat kita sangat mengandalkan koneksi internet dan perangkat atau gawai yang memudahkan alur kerja kita.

Bekerja santai dari rumah

Berbasis cloud enterprise, sampai ke approval dan signature saja kami menggunakan digital sign. Akhirnya, mau di kantor ataupun di rumah, sama saja sibuknya,” Dwita berkisah. Hal itu, kata dia, juga akan membuat anak lebih paham bahwa orang tuanya juga tengah bekerja. Oleh karena itu, penting bagi orang yang bekerja dari rumah untuk memiliki tempat tertentu di rumah untuk bekerja, yang kemudian dipahami anak agar tak mengganggu di wilayah itu. Sebagai contoh, dalam bidang manufaktur atau customer support yang membutuhkan karyawan untuk bekerja pada jam-jam tertentu dan melakukan pekerjaan keahlian tertentu di kantor atau pabrik. “Tantangannya itu bagaimana kita bisa dead line pekerjaan kita biar semua produksi di kantor nggak terhambat,” kata Fera.

Agar meja kerja lebih nyaman, usahakan untuk tidak menaruh terlalu banyak aksesori. Selain akan membuat sempit, hal ini juga akan membuat meja kerja tampak kurang rapi. Google Hangout dan Skype biasa digunakan para pekerja lepas atau pun tidak untuk mengadakan assembly jarak jauh yang tidak melibatkan terlalu banyak orang. Selain itu, dengan kamu bekerja di rumah, maka komunikasi seringkali menjadi hambatan antara kamu dengan si klien. Selain itu, dengan bekerja di rumah perasaan malas bisa saja datang kapan saja.

Sebaiknya siapkan area khusus untuk bekerja, dengan meja dan kursi yang kamu tata sedemikian rupa sehingga terbentuk lingkungan kerja yang kondusif. Jadi, secara tidak langsung, kamu telah membentuk rutinitas “berangkat kerja” seperti ketika kamu berangkat ke kantor. Bahkan kalau perlu, tidak ada salahnya juga untuk mengenakan pakaian kerja agar kamu lebih semangat. Dengan bekerja dari rumah, kamu bisa lebih hemat waktu yang bisa dimanfaatkan untuk mengerjakan hal penting lainnya. “Jika manajemen benar-benar memaksa orang untuk tinggal di rumah, maka itu akan menambah lapisan stres,” katanya.

Tanpa ketaatan untuk mengikuti batasan, akan sangat mudah kamu membuat dirimu kelelahan. Misalnya, Anda harus berinteraksi dengan pasangan 24 jam penuh, karena ia juga bekerja dari rumah. Anda juga harus berdamai meluangkan lebih banyak waktu untuk membimbing anak menjalani sekolah dan lesonline.

Komunikasi secara daring tidak hanya dilakukan mengenai pekerjaan saja. Secara lebih pribadi, dukungan dapat diberikan kepada ibu bekerja jika memiliki ketakutan dan kekhawatiran berlebih mengenai pekerjaan dan keluarga. dan melatih anak untuk dapat belajar mandiri serta mengajarkan anak bagaimana harus berperilaku ketika membutuhkan sang ibu, namun sang ibu masih harus melakukan pekerjaan kantornya. Penting untuk menentukan waktu bekerja yang efektif, termasuk mengatur jadwal rapat daring, agar produktivitas terjaga. Hal tersebut dapat membuat Anda lebih sering menjelajahi dunia maya.

Apabila Anda melihat Instagram, tentunya banyak on-line store yang terus membuat publish berisi produk dagangan dan promosi untuk menarik pelanggan. Misalnya dengan menawarkan pengaturan keuangan bagi seorang pebisnis sibuk yang tidak memiliki waktu. Dengan berkembangnya affiliate marketing dan meningkatnya pengguna internet, bisnis ini menjadi salah satu yang perlu dipertimbangkan oleh ibu rumah tangga untuk mengisi waktu di rumah. Dengan menjadi seorang skilled blogger atau social media influencer, Anda tidak perlu berangkat ke kantor di pagi hari dan pulang di malam hari. Saat dunia weblog meledak dan digemari banyak orang, biasanya penulis artikel lepas juga bisa memperoleh untung. Jika Anda memiliki keterampilan tertentu namun tidak memiliki waktu penuh untuk menyalurkannya, mungkin bekerja paruh waktu menjadi salah satu solusinya.