Pemerintah Kota Bekasi

Lalu, SW berkoordinasi dengan IW untuk mendapatkan vaksin yang nantinya akan dijual kepada masyarakat. IW meminta pasokan vaksin COVID-19 itu kepada SH yang bertugas di Dinas Kesehatan Sumut. Para tersangka itu memperjualbelikan vaksin yang seharusnya diperuntukan kepada pelayan publik dan narapidana di Rutan Tanjung Gusta. “Mereka nanti akan mendapat informasi kapan dan di mana untuk melakukan vaksinasi,” ungkapnya.

Cara mendapatkan vaksin covid

Bagi yang tidak memiliki ponsel, cara mendapatkan vaksin Corona COVID-19 bisa dengan melakukan verifikasi melalui Babinsa/Babinkamtibmas. Verifikasi ini kemudian akan dibantu dan melibatkan Lurah, Kepala Dusun, Ketua RT/RW serta puskesmas setempat. Jika nama sesuai NIK belum terdaftar akan muncul notifikasi di bawah ini. Selain melalui notifikasi SMS, cara mendapatkan vaksin Corona COVID-19 bisa dilakukan melalui layanan on-line.

Pengadaan jenis vaksin Gotong Royong tidak menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan. Sementara untuk proses distribusinya menjadi tanggung jawab PT Bio farma ke fasyankes pelayanan milik swasta yang memang sudah disepakati. tirto.id – Pemerintah berencana akan mulai melakukan program vaksinasi Gotong Royong usai Hari Raya Lebaran 2021 atau mulai 17 Mei 2021 mendatang. Jika sudah pernah mengikuti vaksinasi, maka bisa mengambil sertifikat vaksinasi Covid-19 melalui proses daring dengan aplikasi PeduliLindungi.

Kemudian kelompok kedua adalah masyarakat, tokoh agama, daerah, kecamatan, RT/RW sebanyak 5,6 juta orang, dengan kebutuhan vaksin eleven juta dosis. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah penerima vaksinasi COVID-19 melakukan registrasi dimana pun. Sementara ini registrasi melalui WA tersebut hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan.

“Memang harga yang sudah dikerjasamakan dengan Sinovac itu untuk 2020 harganya per dosis bahan bakunya eight dollar AS, tapi di 2021 harganya 6-7 dollar AS, jadi ada penurunan. Dan jangan lupa untuk daftarkan keluarga lansia kamu untuk mendapatkan vaksinasi secepatnya. Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, bagi masyarakat yang belum mendapatkan pesan singkat untuk vaksinasi, bisa melakukan dengan cara lain. Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito memastikan sistem antrean akan diperbaiki.

Dari jumlah tersebut, terbagi menjadi dua, yaitu 32 juta warga Indonesia yang akan mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara gratis. Warga tersebut termasuk golongan tenaga kesehatan, pelayanan public, PBI dan kelompok masyarakat yang rentan terkena virus penyakit lainnya. Sementara itu, seventy five juta warga harus membayar untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Sementara yang kedua, Jalur Mandiri yang menyasar masyarakat yang berusia tahun, ada sekitar fifty seven juta orang sasarannya vaksin corona atau Covid-19 dengan kebutuhan vaksin sekitar 115 juta dosis. Vaksin mandiri ini, masyarakat harus membayar sesuai dengan harga vaksin yang telah ditentukan oleh pemerintah. Kelompok pertama yang diprioritaskan mendapatkan vaksinasi adalah, paramedis, TNI, Polri, aparat hukum, dan pelayanan publik sebanyak three,4 juta orang dengan total kebutuhan 6,9 juta dosis.

Berikut cara cek daftar nama penerima vaksin corona through aplikasi dan website, dilansir Suara.com — jaringan Saibumi.com, Sabtu, 2 Januari 2020. Setelah masyarakat penerima vaksin melakukan registrasi ulang/verifikasi, masyarakat akan memilih lokasi pelaksanaan dan jadwal vaksinasi melalui aplikasi Primary Care (P-Care). BANDUNG – Jika Anda warga Bandung yang sudah lanjut usia atau paling tidak memiliki keluarga yang lansia dan belum terdaftar pada program vaksinasi Covid-19, ada baiknya melakukan pendaftaran secara mandiri. Mengutip dari kontan.co.id, pemerintah sudah menyiapkan dua jalur program vaksinasi Covid-19. Dalam tahap awal, pemerintah menyediakan tujuh juta dosis vaksin Covid-19 yang diperuntukkan bagi lansia di 34 provinsi. Namun ingat, pandemi Covid-19 belum akan berakhir meski ada vaksin Covid-19.

Untuk tahapan selanjutnya, kata dia, calon penerima vaksin dipersilakan menuju ke meja tiga untuk duduk di tempat yang telah disediakan. Setelah itu, petugas akan menerangkan tentang informasi mengenai vaksin, meliputi jenis vaksin yang akan diberikan, manfaat vaksin, interval pemberian vaksin, tanggal pemberian vaksin pada dosis kedua dan akibat atau efek samping vaksin. Dalam penjelasannya, Dyna Maharani mengatakan peserta vaksinasi akan dilayani sesuai dengan waktu yang telah tercantum pada aplikasi pada saat melakukan pendaftaran.

Kelompok prioritas kelima adalah peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran sekitar 86 juta orang dengan total kebutuhan vaksin 173 juta dosis. Dan kelompok keenam adalah masyarakat yang berusia tahun sebesar fifty seven orang dengan kebutuhan vaksin sekitar one hundred fifteen juta dosis. Para tenaga kesehatan juga dapat mengecek nama mereka di situs pedulilindungi.id.